Barang Barang Mahal Dalam Kapal Titanic

Titanic yaitu sebuah kapal yang super mewah pada masanya, titanic sebuah kapal penumpang super Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran pertamanya dari Shoutampton, Inggris ke New York City. Tenggelamnya kapal titanic ini membuat heboh seluruh dunia karna disebut sebut sebagai kecelakaan paling mengerikan dengan memakan korban jiwa sebanyak 1.514 orang.

Banyak teori teori tentang kapal titanic ini, ada yang mengatakan tenggelamnya kapal titanic ini sengaja diatur oleh White Star Line yang merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi kapal kapal mewah, karena ada kendala finansial yang mengakibatkan perusahaan White Star Line kewalahan, akhirnya perusahaan tersebut mengganti kapal titanic dan menenggelamkannya.

Ada juga yang mengatakan tenggelamnya titanic ini sebuah pembunuhan berencana yang dilakukan para petinggi pada masa itu demi mendapatkan uang, jadi mereka sengaja membuat rencana yang tersusun rapi, dan seolah olah membuat kapal titanic ini tenggelam karna menabrak es, mengdengar cerita dari para korban selamat, sangat berbeda dengan apa yang diberitakan secara luas mengenai tragedi kapal titanic ini, ntah teori mana yang benar, tidak pernah ada yang tahu.

Dibalik teori teori menyeramkan kapal titanic, ada hal hal menarik yang terdapat dalam kapal mewah yang satu ini, kapal yang berukuran 268 meter dan memiliki bobot 64 ton ini memiliki desain yang sangat mewah pada masanya, dan dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap seperti gym, kolam renang, restoran, perpustakaan, dan perlengkapan keamanan yang sangat maju pada masa itu, ada kompartemen kedap air, pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jauh

Peninggalan Dari Kapal Titanic

Selain fasilitasnya yang mewah, titanic juga memiliki barang barang peninggalan yang dijual dengan harga selangit, bahkan ada sebuah biskuit titanic yang dijual dengan harga 313 juta rupiah, sungguh angka yang sangat besar, tak hanya biskuit titanic yang dijual dengan harga selangit, ada pun barang barang lain yang di jual atau dilelang dengan harga selangit, seperti

Peta Dek Penumpang Kelas Satu
Peta tersebut adalah salah satu peta yang selamat dari tragedi tenggelamnya titanic, peta yang warnanya sudah menguning ini dilelang di inggris dengan harga 682 juta rupiah

Jaket Pelampung
Jaket pelampung ini ditemukan ketika pencarian korban korban titanic, ketika ditemukan jaket ini sudah robek, dipenuhi noda minyak dan darah, walaupu begitu jaket ini berhasil dijual dengan harga USD 55.000

Foto Gunung Es
Banyak foto-foto yang diambil ketika tragedi titanic tersebut, salah satunya foto gunung es yang dipercaya penyebab dari tenggelamnya titanic, foto gunus es tersebut berhasil terjual dengan harga 1,3 miliar rupiah

Kotak tembakau Edward John Smith
Edward John Smith yaitu merupakan seorang kapten dari kapal titanic, yang istimewa dari kotak ini yaitu adanya ukiran nama dari Edward John Smith, kotak ini berhasil dilelang di Liverpool Inggris pada tahun 2012 lalu dengan harga 556 juta rupiah

Daftar Menu
Daftar menu ini ditemukan di tas penumpang yang selamat dari tragedi, daftar menu tersebut tertulis tanggal 14 april 1912, walaupun hanya sekedar daftar menu, siapa sangka harga daftar menu ini sangat mahal, yaitu seharga 1,7 miliar rupiah

Pocket Watch
Jam ini dimiliki oleh Edmund Stone, jam ini berbentuk bulat dan biasanya diselipkan dikantung jas. Jam ini terbilang sangat mahal karna di jual seharga 2.1 miliar rupiah, mengapa jam ini sangat mahal karna jam ini unik, waktunya terhenti pada pukul 2:16, bertepatan pada waktu tenggelamnya titanic

Tak Menyangka Beginilah Teori Konspirasi Terseram Titanic!

Titanic, siapa yang tidak mengenal kapal termewah ini pada masanya, Titanic adalah sebuah kapal penumpang super Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran pertamanya dari Shoutampton, Inggir ke New York City. Tenggelamnya kapal Titanic sangat menggemparkan dunia,dan mengakibatkan kematian sebanyak 1.514 orang. 

Titanic merupakan kapal terbesar di dunia, salah satu dari tiga kapal samudera kelas Olympic yang dioperasikan oleh Perusahaan White Star Line, kapal Titanic di bangun pada 1909 sampai 1911 oleh galangan kapal Harland and Wolff di Belfast, penampungan kapal ini terbilang cukup besar, mampu mengangkut 2.224 penumpang. White star line dimiliki oleh beberapa orang salah satunya J.P morgan yang seorang bankir pendana dan kolektor seni asal Amerika serikat. 

Kronologis Tenggelamnya Titanic

Pada tanggal 02 April 1912 RMS Titanic mulai percobaan perlayarannya

Pada tanggal 03 April 1912 Titanic sampai di souhtampton

Pada tanggal 10 april 1912 penumpang bersiap berlayar menuju nyc, pada hari yang sama titanic mengangkut penumpang tambahan di Cherbourg, Perancis dan berlayar dengan tenang sampai 13 april 1912 

Pada tanggal 14 April 1912 ada peringatan tentang gunung es dibawah laut yang dikhawatirkan menjadi ancaman perjalanan titanic

Pukul 11.40 pada hari yang sama Titanic nabrak gunung es dibagian lambung kanannya, air pun mulai masuk kedalam kapal, dan kapten mengatakan Titanic hanya punya beberapa jam sebelum akhirnya kapal akan tenggelam kapten panik lalu meminta bantuan lewat radio, jumlah keseluruhan penumpang pada saat itu sebanyaknya 2.224 orang, dan pada saat Titanic hancur 1.514 jiwa menjadi korban tewas. Kejadian ini merupakan salah satu bencana maritim paling mematikan sepanjang sejarah

Titanic adalah kapal paling mewah sampai dijuluki istana yang mengapung, didalamnya adalah orang orang paling kaya didunia,  kapal Titanic ini dilengkapi dengan gym, kolam renang, restoran, perpustakaan, dan perlengkapan keamanan yang sangat maju pada masa itu, ada kompartemen kedap air, pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jarak jauh, namun anehnya mereka tidak punya sekoci yang cukup untuk menampung semua orang yang ada di dalamnya, sekoci darurat yang ada dilamannya hanya bisa menampung setengah dari seluruh penumpang.

Banyak orang yang merasa ada hal janggal dari tenggelamnya kapal Titanic, dan ini adalah beberapa teori konspirasi tenggelamnnya Titanic

1. RMS Titanic Tidak Pernah Tenggelam

Titanic sebenarnya bukan Titanic, melainkan kapal lain bernama olympic. Perusahaan White Star Line mempunyai saingan yaitu cunard line, dan untuk mengalahkan cunard line mereka memesan kapal pesiar tercepat dan termewah kepada perusahaan kapal Harland and Wolff dari Irlandia, lalu datanglah kapal olympic dengan berat 45 ribu ton dengan panjang 268,8 meter, olympic menjadi kapal termewah dan terbesar didunia. 

Namun pada tanggal 20 september 1911, olympic dipegang oleh kapten edward john smith mengalami kecelakaan yang tidak menyebabkan korban jiwa namun kapal mengalami kerusakaan yang cukup parah,sehingga reparasinya membuat peluncuran Titanic mundur beberapa bulan, karena biaya untuk reparasi kapal olympic cukup besar, membuat perusahaan White Star Line kewalahan secara finansial.

Pada masa itu asuransi mempunyai kebijakan bahwa mereka hanya akan menggantikan uang ketika kerusakan mencapai lebih 70% dan ada korban jiwa, namun karna olympic tidak mengalami keduanya, mau tidak mau White Star Line membayar semuanya sendiri. Olympic dilihat sebagai kapal yang cacat karena kecelakaan setahun sebelum peluncuran Titanic,tetapi tidak mendapat kompensasi dari asuransi, banyak yang percaya bahwa mereka merubah tampilan olympic menjadi seperti kapal Titanic, dan kemudian sengaja menenggelamkannya agar uang kompensasi itu keluar.

Secara desain olympic seperti kapal kembar, hanya berbeda di jendela dan bagian deket decknya, bagianndalamnya pun dibuat seperti kapal Titanic. Terdengar desas desus bahwa mereka mengubah nama olympic menjadi Titanic, karena desas desus kapal tersebut akan ditenggelamkan, White Star Line kesulitan mencari pekerja, padahal mereka sudah menawarkan gaji 8x lipat, semua krunya adalah anak anak muda yang belum berpengalaman.

2. Pembunuhan Berencana

Pada tahun 2005 beberapa penyelam, melakukan penyelaman untuk mengungkap tenggelamnya kapal Titanic, dan mereka menemukan 2 bangkai kapal berukuran 27,4 meter dan 9,1 meter yang terpisah sejauh 1 mil, bagi mereka hal ini mustahil untuk terjadi kalau hanya disebabkan oleh benturan di bawah kapal.

Menurut kesaksian para penumpang yang selamat, kapal sebenernya terbelah menjadi 4 bagian, ada beberapa konspirasi bilang terpisahnya bagian tersebut adanya tambahan bom dibadan Titanic, selain nabrak, Titanic juga meledak, yang menyebabkan kerusakan mencapai 70% lebih, agar uang kompensasinya keluar. Dititanic banyak sekali orang orang kaya, tersukses dan orang berpengaruh didunia.

Sejarah Tentang Kapal

Tablet dan wadah tanah liat yang selamat mencatat penggunaan kapal yang mengandung air sekitar 4000 SM. Kapal masih merupakan alat bantu penting untuk pergerakan, bahkan mereka yang sedikit berubah bentuk selama 6.000 tahun sejarah itu. Fakta bahwa perahu dapat dengan mudah diidentifikasi dalam ilustrasi zaman purba menunjukkan betapa lambat dan berkesinambungan evolusi ini sampai 150 tahun yang lalu. Dan meskipun itu adalah saat ketika tenaga penggerak uap menjadi dominan, itu tidak pernah universal di mana pun dalam transportasi lokal. Karena beberapa solusi untuk masalah penyediaan transportasi air sangat sukses dan efisien beberapa ribu tahun yang lalu, ada sejumlah kapal yang masih digunakan yang asalnya hilang pada masa prasejarah.

Kapal-kapal pendayung awal

Bukti historis paling awal dari kapal ditemukan di Mesir selama milenium ke-4 SM. Sebuah budaya yang hampir sepenuhnya riparian, Mesir secara sempit disejajarkan di sepanjang Sungai Nil, didukung sepenuhnya olehnya, dan dilayani dengan transportasi di permukaannya yang tak terputus-putus di bawah Katarak Pertama (di Aswana modern). Ada representasi dari kapal-kapal Mesir yang digunakan untuk membawa obelisk di Sungai Nil dari Mesir Hulu yang sepanjang 300 kaki (100 meter), lebih panjang dari kapal perang apa pun yang dibangun di era kapal kayu.

Kapal-kapal Mesir umumnya menampilkan layar serta dayung. Karena mereka terkurung di sungai Nil dan bergantung pada angin di saluran sempit, jalan lain untuk mendayung adalah penting. Ini menjadi benar bagi sebagian besar navigasi ketika orang Mesir mulai menjelajah ke perairan dangkal Laut Tengah dan Laut Merah. Sebagian besar kapal Nil awal memiliki layar persegi tunggal serta satu tingkat, atau baris, pendayung. Dengan cepat, beberapa level mulai digunakan, karena sulit untuk melakukan manuver kapal yang sangat panjang di laut terbuka. Bireme dua tingkat Romawi dan trireme tiga tingkat paling umum, tetapi kadang-kadang lebih dari selusin dayung digunakan untuk mendorong kapal-kapal terbesar.

Navigasi di laut dimulai di antara orang Mesir sejak milenium ke-3 SM. Pelayaran ke Kreta adalah di antara yang paling awal, diikuti dengan pelayaran yang dipandu oleh navigasi tengara ke Phoenicia dan, kemudian, menggunakan kanal awal yang mengikat Sungai Nil ke Laut Merah, dengan berdagang perjalanan berlayar di pantai timur Afrika. Menurut sejarawan Yunani abad ke-5 SM, Herodotus, raja Mesir sekitar 600 SM mengirim armada dari pelabuhan Laut Merah yang kembali ke Mesir melalui Mediterania setelah perjalanan lebih dari dua tahun. Pelayaran Kreta dan Fenisia memberi perhatian lebih besar pada spesialisasi kapal untuk perdagangan.

Fungsi dasar kapal perang dan kapal kargo menentukan desain mereka. Karena kapal-kapal yang berperang membutuhkan kecepatan, ruang yang memadai untuk sejumlah besar prajurit yang bertarung, dan kemampuan untuk bermanuver kapan saja ke segala arah, kapal-kapal yang panjang dan sempit menjadi standar untuk perang laut. Sebaliknya, karena kapal dagang berusaha mengangkut sebanyak mungkin tonase barang dengan awak sekecil mungkin, kapal dagang menjadi bundar kapal yang mungkin bernavigasi dengan fasilitas. Kapal dagang membutuhkan peningkatan freeboard (ketinggian antara garis air dan tingkat dek atas), karena gelombang di laut yang lebih besar dapat dengan mudah membanjiri galai sisi rendah yang didorong oleh pengayuh. Ketika kapal dayung menjadi sisi yang lebih tinggi dan menampilkan bank tambahan pendayung, ditemukan bahwa ketinggian kapal menyebabkan masalah baru. Dayung panjang canggung dan cepat kehilangan kekuatan sapuan mereka. Maka, begitu raja dan pedagang mulai memahami kebutuhan akan kapal khusus, desain kapal menjadi tugas penting.

Seperti halnya kendaraan roda awal, desain kapal juga menunjukkan orientasi geografis yang kuat. Julius Caesar, misalnya, dengan cepat merasakan kualitas-kualitas khas, dan dalam beberapa hal superior, dari kapal-kapal Eropa utara. Dalam penaklukan Inggris dan dalam pertemuan mereka dengan daerah Batavia di Belanda, orang-orang Romawi mengetahui kapal Eropa utara. Itu umumnya konstruksi klinker (yaitu, dengan lambung yang dibangun dari kayu yang tumpang tindih) dan identik di kedua ujungnya. Di Mediterania, desain kapal disukai carvel-built (yaitu, dibangun dari papan yang digabungkan sepanjang untuk membentuk permukaan halus) kapal yang berbeda pada haluan dan buritan (masing-masing ujung depan dan belakang). Pada abad-abad awal, kedua kapal Mediterania dan utara umumnya didayung, tetapi badai siklon ditemukan sepanjang tahun di garis lintang Baltik dan Laut Utara mendorong penggunaan layar. Karena teknik berlayar pada abad-abad awal ini sangat bergantung pada berlayar dengan angin berikut (mis., Dari belakang), pergantian arah angin yang sering terjadi di utara diizinkan, setelah hanya menunggu yang relatif singkat, navigasi di sebagian besar arah kompas. Di musim panas yang terus-menerus sistem tekanan tinggi di Mediterania, menunggu lama untuk perubahan arah angin berlayar. Itu juga lebih ekonomis untuk membawa barang dengan kapal di utara.

Dengan ketergantungan yang tidak terlalu absolut pada mendayung, kapal klinker berujung ganda dapat dibangun dengan freeboard yang lebih besar dari pada yang mungkin dilakukan di galai-galai di Mediterania. Ketika pelaut Eropa mulai melihat dengan rasa ingin tahu yang meningkat pada Samudra Atlantik yang tampaknya tak terbatas, freeboard yang lebih besar membuat navigasi kelautan lebih praktis.

Awal Navigasi Kelautan

Munculnya navigasi laut dimulai ketika kapal perdagangan Mediterania dasar, Venetian buss (kapal dua-tiang bertubuh penuh, bertubuh bulat), melewati Selat Gibraltar. Pada masa Richard I dari Inggris (memerintah 1189-99), yang keakrabannya dengan pengiriman Mediterania berasal dari partisipasinya dalam Perang Salib, navigasi Mediterania telah berkembang dalam dua arah: dapur menjadi kapal perang mendayung dan bis berlayar. mendorong kapal pedagang. Dari ekspedisi Perang Salib Richard, nilai perkiraan dan aftercastle — memberikan rumah geladak tertutup dan busur besar yang berkapasitas besar — ​​telah dipelajari, dan gaya ini menjadi dasar bagi pedagang oceangoing Inggris. Perjalanan perang salib ini juga memperkenalkan perjalanan ke Inggris lebih lama daripada navigasi di pesisir dan Laut Utara yang telah mereka lakukan sebelumnya.

Kisah navigasi dan pembuatan kapal Eropa sebagian besar merupakan interaksi antara perkembangan teknis di dua laut batas yang sempit. Diperkirakan bahwa pelaut dari Bayonne di Prancis barat daya memperkenalkan carrack Mediterania (kapal besar bertiang tiga, yang dibangun dengan menggunakan kedua layar persegi dan laten) ke Eropa utara dan pada gilirannya memperkenalkan kapal klinker berujung ganda di utara ke utara. Mediterania. Pemupukan silang ini terjadi pada abad ke-14, masa perubahan yang cukup besar dalam navigasi di daerah-daerah yang menghadap Atlantik di Prancis, Spanyol, dan Portugal.

Perubahan dalam pembuatan kapal selama Abad Pertengahan berlangsung bertahap. Di antara kapal-kapal utara, struktur berujung ganda mulai menghilang ketika pelayaran memperoleh dominasi atas dayung. Untuk memanfaatkan layar dengan sebaik-baiknya, berarti beralih dari dayung kemudi ke kemudi, pertama-tama menempel pada sisi kapal dan kemudian, setelah tiang buritan diadopsi, melekat kuat pada buritan itu. Pada tahun 1252 Port Books of Damme di Flanders membedakan kapal-kapal dengan kemudi di samping dari mereka yang memiliki kemudi buritan.

Seni navigasi membaik pada saat yang sama. Kompas dirancang pada awal abad ke-14, tetapi butuh waktu untuk memahami bagaimana menggunakannya secara efektif di dunia dengan deklinasi magnetik variabel. Hanya sekitar tahun 1400, batu mulai mulai digunakan dalam navigasi secara konsisten.

TITANIC, Model by Richard Barrie

TITANIC, Model

oleh Richard Barrie
Epoxyworks # 12, Fall 1998
Banyak model RMS TITANIC dibuat untuk film blockbuster 1997. Dua di antaranya dibangun oleh Western Boatworks dari Reseda, California menggunakan produk WEST SYSTEM® secara eksklusif.

Model skala 1/8 lebih besar dari hanya setengah kapal (midship ke buritan) adalah 60′-panjang. Model skala 1/20 dari seluruh kapal adalah 40 ′ panjang. Mereka menggunakan metode tradisional cetakan dingin papan diagonal di atas frame dan stringer untuk kedua kapal. Namun, untuk model skala 1/8 mereka menggunakan lembaran kayu lapis untuk jangka panjang dan rata.

Jay Kantola menghasilkan pola ukuran penuh untuk semua frame, dari kapal saudara TITANIC, OLYMPIC. Jay telah merancang trimaran sejak 1960-an.

Western Boatworks menggunakan produk-produk SISTEM BARAT di sepanjang konstruksi kedua model, enam 105 galon drum 105 Resin yang sesuai dan 205 Fast, 206 Slow, dan 207 Hardeners Clear Khusus. Mereka juga menggunakan gunung 404 High-Density filler dan 410 Microlight® fairing compound untuk bermil-mil fillet dan lapangan sepak bola fairing. Usaha epik.

Berbeda dengan aslinya yang dirancang untuk tidak dapat tenggelam, model skala 1/8 dirancang untuk tenggelam berkali-kali. Setelah membuat film lambung yang tenggelam dari sudut yang berbeda, 10 sections bagian panjang secara sistematis dipotong dan bagian lambung yang tersisa tenggelam lagi. Proses ini diulang sampai hanya bagian buritan dengan baling-baling dan kemudi yang dibiarkan utuh.

Model skala 1/20 tetap utuh dan menuju ke museum.

Awak kapal Barat Boatworks, Richard Barrie, Stan Toliver, Billy Canty, Bryan Hough dan Russ Peters, semuanya adalah pembangun dan pelaut multihull yang berdedikasi.

Model Titanic Museum

Model Titanic Museum dibuat oleh Bassett-Lowke Ltd, sebuah perusahaan yang dikenal untuk membangun kereta api dan kapal model. Wenman Joseph Bassett-Lowke mendirikan perusahaan pada akhir abad kesembilan belas di Northampton, Inggris. Perusahaan mulai memberikan suku cadang model dengan harga murah yang dibuat di bengkel keluarga tetapi akhirnya menjadi produsen dan penjual kit konstruksi model skala. Bassett-Lowke memproduksi baik model mainan yang kurang detail maupun replika skala yang dibuat dengan halus untuk kolektor serius. Itu juga membuat model untuk Angkatan Laut Kerajaan dan Angkatan Udara Kerajaan, yang digunakan untuk pelatihan identifikasi kapal, serta untuk perusahaan maritim yang menginginkan model tampilan armada mereka.

baca juga : Judi online

Model Titanic Museum ditugaskan pada tahun 1976 oleh pihak yang dirahasiakan, pada saat Bassett-Lowke dimiliki oleh Tuan Riley dan Derry. Butuh pembuat model George Beale 18 bulan untuk menyelesaikan proyek. Sebuah pesawat angkut militer Kanada mengirimkan model itu ke Kanada pada tahun 1981, mengikuti rute yang mirip dengan yang diambil oleh Titanic 69 tahun sebelumnya.
Sejarah teknis:

Pada pergantian abad kedua puluh, White Star Line menugaskan pembuat kapal Harland dan Wolff untuk membangun tiga jalur penumpang transatlantik: Olympic, Britannic, dan Titanic. Pada saat itu, mereka adalah liner terbesar dan termewah yang pernah dibangun, menggabungkan kemajuan terbaru dalam desain kapal dan teknologi navigasi. Setelah selesai, Titanic adalah kapal terbesar yang mengapung dan dapat mengangkut sekitar 3.300 penumpang dan awak.
Sejarah:

Pelayaran perdananya Titanic berlangsung lancar hingga pukul 11:40 malam. pada 14 April, ketika kapal menabrak gunung es dan mengalami kerusakan besar pada lambungnya. Meskipun ada waktu untuk mengevakuasi kapal, hanya ada cukup sekoci untuk mengangkut sekitar setengah dari mereka di kapal. Berharap memanggil kapal terdekat untuk membantu menyelamatkan penumpang, petugas radio mengirimkan panggilan darurat, tetapi kapal yang mendengar panggilan itu terlalu jauh untuk memberikan bantuan segera. Hanya 700 penumpang yang berhasil masuk ke sekoci selamat malam itu.

Dampak tenggelamnya Titanic banyak dan berjangkauan jauh. Menanggapi tragedi itu, komunitas maritim internasional mengadopsi serangkaian peraturan keselamatan baru, termasuk meningkatkan jumlah sekoci yang diperlukan di kapal dan mengharuskan radio laut dioperasikan 24 jam sehari. Beberapa negara juga datang bersama untuk membuat patroli es di sepanjang jalur pelayaran transatlantik, untuk melacak dan melaporkan posisi gunung es.

Selamat datang di Asosiasi Penelitian & Pemodelan Titanic

Selamat datang di Asosiasi Penelitian & Pemodelan Titanic. Di sini, kami berupaya mendapatkan informasi Titanic paling akurat dan komprehensif yang akan Anda temukan di internet, dan banyak tempat lainnya. Akar kami dalam pemodelan, tetapi kami telah dikenal lebih banyak hari ini. TRMA terdiri dari kedua anggota (blog anggota), dan Wali Amanat. Anda mungkin telah melihat beberapa wali kami dalam film dokumenter TV Titanic baru-baru ini. Sebagian besar tindakan di situs ini terjadi di forum kami. Di sana, para ahli dan pemula sama-sama mendiskusikan & memperdebatkan setiap aspek dari kapal besar itu sendiri dan banyak pelaut besar lainnya. Anda juga akan menemukan berbagai artikel Titanic dan artikel pemodelan. Kami juga menawarkan saran tentang beberapa buku Titanic terbaik oleh anggota TRMA kami sendiri, dan buku-buku Titanic besar lainnya yang ditawarkan oleh penulis di seluruh dunia. di luar sana hari ini, ditambah beberapa yang akan datang. Sepertinya situs ini hanya untuk para ahli, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa semuanya diterima di sini. Jika Anda masih membutuhkan sedikit bantuan, silakan kunjungi halaman bantuan kami. Jadi, duduk santai dan nikmati apa yang kami tawarkan, dan seperti biasa, silakan bergabung dengan forum kami dan bergabung dalam kesenangan … hanya di sbobet.blog